Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Masalah Pendidikan Di Indonesia

Semakin tertinggalnya pendidikan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lain, harusnya membuat kita lebih termotivasi untuk berbenah diri. Banyaknya masalah pendidikan yang muncul ke permukaan merupakan gambaran praktek pendidikan kita :  1. Kurikulum  Kurikulum kita yang dalam jangka waktu singkat selalu berubah-ubah tanpa ada hasil yang maksimal dan masih tetap saja. Yang jelas, menteri pendidikan berusaha eksis dalam mengujicobakan formula pendidikan baru dengan mengubah kurikulum. Perubahan kurikulum yang terus-menerus, pada prateknya kita tidak tau apa maksudnya dan yang beda hanya bukunya. Contohnya guru, banyak guru honorer yang masih susah payah mencukupi kebutuhannya sendiri. Kegagalan dalam kurikulum kita juga disebabkan oleh kurangnya pelatihan skill, kurangnya sosialisasi dan pembinaan terhadap kurikulum baru. Elemen dasar ini lah yang menentukan keberhasilan pendidikan yang kita tempuh 2. Biaya  Banyak masyarakat yang memiliki persepsi pendidikan...

Perlu Adanya Strategi Pembelajaran

Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan kualitas manusia seutuhnya adalah misi pendidikan yang menjadi tanggung jawab professional setiap guru. Guru tidak cukup hanya menyampaikan materi pengetahuan kepada siswa di kelas tetapi dituntut untuk meningkatkan kemampuan guna mendapatkan dan mengelola informasi yang sesuai dengan kebutuhan profesinya. Mengajar bukan lagi usaha untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, melainkan juga usaha menciptakan sistem lingkungan yang membelajarkan subjek didik agar tujuan pengajaran dapat tercapai secara optimal. Mengajar dalam pemahaman ini memerlukan suatu strategi belajar mengajar yang sesuai. Mutu pengajaran tergantung pada pemilihan strategi yang tepat dalam upaya mengembangkan kreativitas dan sikap inovatif subjek didik. Untuk itu perlu dibina dan dikembangkan kemampuan professional guru untuk mengelola program pengajaran dengan strategi belajar yang kaya dengan variasi.  Karena jika guru tidak memiliki stategi-stra...

Pendidik Perlu Menjaga Kewibawaan

Bagaimana menjaga kewibawaan? Mungkin itu pertanyaan yang timbul dari seorang pendidik yang sedang bertugas. Ibarat cahaya lampu bagaimanapun juga suatu kewibawaan dapat memudar jika tidak dirawat dan dibina. Ada tiga (3) sendi kewibawaan yang harus dijaga dan dibina a.         Kepercayaan Percaya diri, itu yang kata yang tepat untuk menggambarkan arti dari kepercayaan ini. Jadi pendidik harus percaya dan yakin bahwa dirinya bisa mendidik dan juga harus percaya bahwa peserta didik dapat di didik. b.        Kasih sayang Kasih saying ini mengandung dua makna, yakni penyerahan diri kepada yang disayangi dan pengendalian terhadap yang disayangi. Dengan adanya sifat penyerahan diri maka para pendidik timbul kesediaan untuk berkorban yang dalam bentuk konkretnya berupa pengabdian dalam kerja. Sedangkan pengendalian terhadap peserta didik dimaksudkan agar peserta didik tidak berbuat yang merugikan dirinya. c.  ...

Pentingnya Membimbing Anak Dalam Mengolah Informasi

Hai sobat, sudah tidak asing lagi di telinga kita mengenai globalisasi, perkembangan IPTEK, perkembangan arus informasi dan lain-lain. Semua itu ada dampak positif dan negatifnya, positifnya kita lebih mengetahuin luasnya dunia hanya dengan satu genggaman saja, yaitu dengan handphone yang ada di tangan kita. Bahkan di tahun 2017 ini tidak hanya orang dewasa atau orang tua saja yang dapat  mengoperasikan handphone atau smartphone, bahkan anak yang berada di masa kanak-kanak pun sudah dapat mengoperasikannya.     Hal buruk dapat terjadi jika orang tua tidak membimbing anak-anaknya dalam mengolah informasi yang masuk. Misalnya, anak-anak sudah dapat menonton pornografi, menonton hal-hal yang sadis yang sebenarnya tidak layak untuk ditonton oleh anak-anak dan bahkan berujung pada tindak asusila yang sering terjadi di kalangan masyarakat.     Tentu peran orang tua dalam membimbing anaknya dalam mengolah informasi sangatlah penting, tanpa bimbingan da...

Kampus Penentu Keberhasilan?

Kuliah adalah keinginan banyak anak muda. Banyak anak muda terutama siswa telah memikirkan universita mana yang mereka inginkan. Tentunya setiap orang menginginkan kuliah di universitas ternama dengan fasilitas yang lengkap. Tetapi tidak semua orang bisa kuliah di universitas ternama, bisa saja karena otak kita tidak mampu untuk masuk ke sana, atau otak kita mampu tetapi orang tua tidak mengizinkan kita untuk kuliah jauh. Akhirnya kita harus kuliah di kampus sederhana yang berada di dekat rumah. Kebanyakan orang beranggapan bahwa “kuliah di kampus besar akan membawa kita ke masa depan yang cerah”. Is it true? Itu adalah anggapan yang salah besar. Kenapa? Karena yang menentukan kita jadi apa nantinya bukan kampus, dan bukan orang lain melainkan diri kita sendiri. Yah memang benar, jika kuliah di kampus yang ternama dengan fasilitas lengkap akan memudahkan kita untuk mengembangkan ilmu yang kita punya, banyak dosen ahli juga akan membantu kita untuk mencapai tujuan kita. Tapi balik l...

SMA/SMK ?

Secara umum, pendidikan di Indonesia dibagi menjadi tiga jenjang, yaitu pendidikan dasar, Pendidikan menengah, Pendidikan tinggi, pendidikan dasar dan menengah biasanya di tempuh kurang lebih selama enam tahun, sementara untuk pendidikan tinggi, jenis dan waktu menempuhnya bermacam-macam. Pendidikan menengah dibagi menjadi dua fase, menengah awal (SMP sederajat) dan menengah akhir (SMA/SMK). Masa Pendidikan menengah akhir adalah salah satu momen yang paling menentukan bagi kehidupan seseorang khususnya di indonesia. Mulai dari awal masuk hingga lulus, semuanya menghadirkan opsi-opsi yang mentukan masa depan. Di awal saja siswa yang baru lulus SMP sudah dihadapkan degan dua opsi, SMA atau SMK yang keduanya jelas berbeda. Berikut beberapa Perbedaan SMA dan SMK : 1. SMA • SMA adalah singkatan dari Sekolah Menengah Atas. • SMA yang hanya mengedepankan belajar. Apalagi bagi sekolah yang memakai kurikulum 2013 maka setiap siswa pasti akan disibukan dengan pemberian tugas atau PR banya...

Sekolah Atau Menikah Di Usia Dini?

Pernikahan dini, kini tengah melanda sebagian remaja di negeri ini, khususnya di desa atau di daerah tertinggal. Perlu kita ketahui sekolah itu penting sebab sekolah menjauhkan kita dari kemiskinan, sekolah bisa mengangkat derajat kita, sekolah membuat manusia berpikir dewasa, sekolah juga bisa membuat kita makin sejahtera ketika ilmu yang kita dapatkan kita pergunakan dengan sebaikbaiknya. Dengan bersekolah kita juga bisa menikmati masa muda kita lebih lama, dari pada kita menikah di usia dini. Tetapi, kenapa masih terdapat banyak kasus pernikahan dini? Kenapa hal ini bisa terjadi? • Faktor Ekonomi Faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab pernikahan dini. Sekolah membutuhkan biaya yang cukup besar, bagi mereka yang kurang atau tidak mampu pasti akan sukit untuk menyekolahkan anaknya. Bagaimana tidak, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup. • Pargaulan bebas Akibat perkembangan Iptek, banyak remaja/siswa yang bergaul lewat dari batasan. Terutama yang pacaran, ba...

Pentingnya Pendidikan

Pendidikan adalah sebuah usaha atau upaya seorang pendidik untuk mebuat seorang atau anak didik bisa mengembangkan potensi diri mereka yang diberikan oleh sang khalik secara terencana, potensi tersebut bisa berupa kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Penyelenggaraan pendidikan tentunya memiliki maksud dan tujuan yang mulia akan tetapi terkadang ada penyelewengan yang terjadi di pendidikan. Tatkala seorang pendidik tidak mengerti dengan baik arti dan filosofi pendidikan, berangkat dari hal ini tentunya penyusun system pendidikan seperti di Indonesia sudah dilakukan dengan baik sesuai dengan filosofi pendidikan. Jadi system pendidikan di Indonesia sudah berusaha memenuhi krtiteria-kriteria dalam menjalankan pendidikan. Pendidik adalah sebuah pekerjaan mulia bukan ajang untuk memeroleh penghasilan, ini yang patut kita tanamkan pada diri seorang pendidik. Tatkala peker...

Pendidikan Internet

Siapa sih yang belum kenal internet? Sudah berapa hari anda tidak mengakses internet? Dewasa ini, Internet sudah mulai termasuk dalam suatu kebutuhan manusia. Setiap aktivitas sehari-hari menjadikan internet sebagai penunjangnya. Sampai pada aktivitas belajar dan mengajar. Guru dan Murid membutuhkan internet untuk lebih mudah mendapatkan materi-materi yang terangkum di internet. Namun, ketika kita berbicara hal positif dari internet, sudah pasti akan ada hal yang negative. Dengan mudahnya mengakses sebuah internet banyak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu yang akibatnya merugikan dan merusak moralitas dan perilaku manusia khususnya remaja. Memanfaatkan internet sebagai tempat belajar sangat penting. Dengan mudahnya memperoleh informasi membuat pelajar lebih memiliki wawasan dan pengetahuan. Berbagai situs-situs yang memberikan ilmu pendidikan sudah tersebar luas di internet bahkan aplikasi untuk smartphone pun hadir untuk mempermudah memperoleh ilmu.  ...

Bullying Era Milenial

Bullying (Penindasan) adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. Perilaku ini dapat menjadi suatu kebiasaan dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan sosial atau fisik. (sumber: Wikipedia.com) Di Era Milenial sekarang, semakin maraknya perilaku-perilaku yang memiliki etika dan moral yang rendah. Hal tersebut memiliki dampak yang sangat besar untuk generasi muda. Salah satu dampak dari kurangnya etika dan moralitas adalah Bullying. Bullying terjadi jika seseorang atau sekelompok orang mengganggu atau mengancam keselamatan dan kesehatan seseorang baik secara fisik maupun psikologis, mengancam properti, reputasi atau penerimaan sosial seseorang yang dilakukan secara berulang dan terus menerus. Seseorang yang melakukan bullying dapat melakukan hal seperti: memukul, menendang, mendorong, meludah, mengejek, menggoda, penghinaan rasial, pelecehan verbal, dan mengancam. Bullying yang sering marak sekarang yaitu penindasan da...

Pentingnya Seragam Sekolah

Banyak siswa yang bertanya “kenapa sih saya harus mengenakan seragam kesekolah?”     Kebanyakan siswa berpikir kalau mereka itu dikekang oleh aturan sekolah salah satunya pengunaan seragam. Dengan adanya seragam siswa merasa terikat. Bagi beberapa siswa tertentu, terkadang mereka malu karena pamakaian seragam menunjukkan identitas mereka sebagai seorang siswa dan berasal dari sekolah mana. Dengan penggunaan seragam mereka jadi tidak bebas. Contohnya di luar sekolah, saat siswa memberikan suatu teguran kepada orang lain yang lebih tua yang berbuat salah, terkadang mereka malah diremehkan dengan kata-kata “ahh lu, masih anak sekolah juga”, “siswa jangan sok ngajarin orang tua!”, “sekolah dulu yang benar”, dan banyak ucapan lainnya.  Sehingga untuk selanjutnya  beberapa siswa menjadi takut untuk memberikan pendapat ataupun menegur orang yang labih tua, walaupun mereka berbuat salah, kar siswa tersebut berpikir kalau mereka belum pantas untuk menasehati ora...

Yukkk, Belajar Bahasa Inggris

Kita pasti bertanya-tanya : ‘ Memang apa sih manfaatnya kita harus bersusah-susah belajar bahasa ba hasa Inggris’ ? Manfaat Belajar Bahasa Inggris Ada Banyak !, Itulah Sebabnya. Maka, selamat bagi kalian semua membaca tulisan ini karena dis ini akan dijabarkan mengenai manfaat belajar bahasa Inggris di Era Globalisasi ini. Pada dasarnya, memang telah menjadi rahasa umum kenapa di Era Globalisasi ini banyak orang yang harus dituntut untuk mempelajari bahasa Inggris. Pasal nya, bahasa Inggris memang menja di elemen pendukung untuk untuk kita bersosialiasi dengan orang-orang asing mengingat pasar bebas sudah dibuka. 1.  Menambah pengetahuan. Tentu saja, pengetahuan seharusnya disadari oleh setiap manusia. Namun, bagaimana jika kita hanya mengenal satu bahasa saja? Pasti pengetahuan tersebut tidak sepenuhnya maksimal kita dapatkan. Mengetahui beragam bahasa tentu saja akan sangat membantu kalian dalam mendapatkan banyak pengetahuan. Namun, jika menguasai beragam macam b...

Pendidikan Yang Mengutamakan Akademik

Dalam dunia pendidikan dari dulu sampai sekarang yang paling diutamakan ialah akademik. Banyak hal yang dilakukan untuk menunjang akademik. Guru sering kali memberikan tugas rumah kepada siswanya sebagai bahan latihan dari apa yang telah dipelajari. Dunia pendidikan sampai saat ini menganggap banyak latihan atau pekerjaan rumah (PR) akan membuat siswanya jadi mengerti akan materi yang akan disampaikan, nyatanya terlalu banyak PR itu dapat membebani siswa. Jika dilihat dalam dunia pekerjaan, tidak selamanya akademik itu diutamakan terkadang pada pekerjaan tertentu, akademik tidak diperlukan.  Contohnya pemain bola. Pemain bola internasional memiliki gaji yang cukup tinggi, bahkan lebih tinggi dari gaji seorang guru di Indonesia. Pemain bola tidak harus menguasai ilmu pengetahuan yang di dapat di sekolah, tidak harus belajar sejarah, matematika, ipa, ips, dll. Biasanya pemain bola di mulai dari hobi mereka bermain bola, dan sering melakukan latihan. Mereka cukup mel...

Pengaruh Teman Terhadap Motivasi Belajar

Pergaulan yang baik akan membawa kita kepada hal-hal yang  baik. Sebaliknya pergaulan yang buruk akan membawa kita kepada hal-hal yang buruk. Teman memiliki pengaruh yang besar terhadap motivasi belajar saya. Nyatanya sejak saya SD sampai SMA motivasi belajar saya tergantung pada teman dekat. Contohnya saat saya duduk di bangku sekolah, saya pernah bergaul dengan dua tipe teman yang berbeda. Pertama saya berteman dekat dengan teman yang kurang baik, yang kerjanya hanya bermain, hang out, nongkrong, buat onar di kelas, tidak mau belajar, hidup sesuka hati, mengerjakan tugas rumah di kelas, dan mencontek. Perilaku teman saya tersebut bedampak pada hidup saya, sehingga membuat saya mengikuti perilaku mereka. Motivasi belajar saya pun menurun, dan membuat prestasi saya menurun. Kedua, saya berteman dekat dengan teman yang baik. pertemanan ini membawa dampak positif kepada saya. Karena kami banyak menghabiskan waktu untuk belajar, berdiskusi, mengerjakan tugas. Tetapi pada waktu lu...

Pahlawan Yang Sesungguhnya

Dalam dunia pekerjaan, gaji mejadi sebuah penentu kesejahteraan para pekerja. Mengapa guru yang lulusan S1 mendapatkan gaji honorer  yang sangat minim padahal yang kita ketahui dalam menempuh S1 tentunya tidak mudah. Tugas guru adalah mendidik peserta didik, yang menurut saya itu merupakan suatu pekerjaan yang tidak mudah. Karena guru memiliki tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk mencerdaskan generasi bangsa. Jika dilihat dari besarnya peranan guru dalam bekerja, seharusnya gaji mereka dapat memadai kebutuhan hidupnya. Namun kenyataannya banyak guru honorer  yang hidupnya masih berkecukupan bahkan terkadang kekurangan. Di pelosok, gaji guru honorer   cair setelah tiga bulan bekerja. Menurut saya, hal ini sangat tidak pantas diperoleh guru-guru honorer. Mengapa harus dibedakan dengan PNS yang setiap bulannya menerima gaji? Padahal antara guru honorer   dan guru PNS memiliki peranan yang sama. Kualitas guru merupakan salah satu faktor penting dalam m...

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Hymne Guru Terpujilah wahai engkau, Ibu Bapak Guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku Sbagai prasasti, trimakasihku ntuk pengabdianmu. Engkau sebagai pelita dalam kegelapan, Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa Siapa yang tidak tersentuh saat mendengar lagu Hymne Guru ciptaan Sartono. Dalam lirik lagu tersebut banyak mengandung arti. Betapa mulia dan besar jasa seorang guru dalam menyumbang kemajuan suatu bangsa. Guru disanjung dan dipuja begitu luar biasa karena diibaratkan sebagai pelita dalam kegelapan, sebagai embun penyejuk dalam kehausan, dan sebagai patriot pahlawan bangsa. Namun apakah cukup hanya berhenti pada sekadar sanjungan dan pujian? Terlebih di akhir bait lagu terseut dikatakan guru adalah patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa. Cukupkah seorang guru hanya diberi gelar “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa? Orang tua, guru, dan dosen saya bercerita, bahwa zam...

Mengapa Harus Ada Ujian Nasional?

UN atau Ujian Nasional merupakan ritual tahunan yang harus dilalui oleh setiap siswa kelas VI SD/MI dan sederajat, IX SMP/Tsanawiyah dan sederajat, dan XII SMA/SMK dan sederajat untuk mencapai suatu kelulusan. Ujian Nasional menjadi suatu masalah bagi sebagian siswa, karena UN memiliki target minimal kelulusan, yang apabila siswa tidak mencapai nilai tersebut maka siswa tersebut dinyatakan tidak lulus dan harus mengikuti ujian ulang yang tanggalnya telah ditetapkan pemerintah terutama Dinas Pendidikan. Sampai saat ini UN menjadi bahan perdebatan di kalangan masayarakat. Saya tahu, alasan diadakannya UN adalah untuk memperbaiki mutu pendidikan indonesia. Tetapi yang menjadi pertanyaan, benarkan UN dapat dijadikan tolak ukur keberhasilan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia? Saya sendiri sebagai penulis, merasa kurang setuju dengan diadakannya UN yang dijadikan sebagai standar kelulusan para siswa. Berdasarkan pengalaman saya yang pernah mengikuti UN pada saat say...

Manfaat Mengikuti Ekstrakurikuler

"Eks·tra·ku·ri·ku·ler /ékstrakurikulér/ a berada di luar program yang tertulis di dalam kurikulum, seperti latihan kepemimpinan dan pembinaan siswa - KBBI" Seperti penjelasan singkat di atas, ekstrakurikuler merupakan kegiatan tambahan di luar mata pelajaran yang terdapat dalam jadwal kelas, bisa berupa kegiatan olahraga; basket, futsal, beladiri, Kegiatan seni; tari, lukis, marching band, dan/atau kegiatan pramuka. Pilihlah satu ekstrakulikuler yang sesuai dengan bakat kita. Mengikuti ekstrakurikuler sangat bermanfaat bagi kalian yang masih duduk di bangku sekolah. Dan menurut saya ekstrakulikuler sangat wajib untuk diikuti oleh siswa. Jujur, saya sendiri  menyesel dulu pas masih jadi pelajar nggak ngikutin ekstrakurikuler sama sekali di sekolah, padahal manfaatnya banyak banget. Saya akan membagikan manfaat yang saya ketahui dalam mengikuti ekstrakurikuler. 1. Menambah Wawasan Dengan mengikuti ekskul, sedikit-banyak kamu akan memperoleh pengetahuan dari ekskul terseb...

Nilai Menjadi Patokan Kepintaran Siswa

Setiap anak kecil memiliki cita-cita atau keinginan yang besar. Tetapi, sewaktu ia memasuki dunia pendidikan formal, keinginan dia berubah karena aturan dari guru yang terlalu monoton. Contoh setiap siswa memiliki pemikiran yang berbeda-beda tetapi guru terkadang tidak mau ambil pusing sehingga guru buka mendidik tetapi hanya memberi peraturan yang sangat membosankan. Jujur, saya sudah sangat bosan belajar secara formal disekolah tetapi saya bukan Albert Einstain atau Bill Gates yang mempunyai keahlian yang luar biasa. Saya yah saya, saya hanya ingin merubah dunia pendidikan. Masalah disekolah yang merubah pribadi siswa adalah nilai, karena nilai seperti sebuah momok yang menakutkan karena siswa harus memenuhi nilai KKM. Jika tidak memenuhi nilai KKM siswa itu dicap sebagai siswa bodoh, dan anehnya nilai yang harus tinggi adalah nilai MTK. Artinya jika nilai yang lain tinggi tetapi nilai MTK siswa rendah, siswa tersebut tetap dicap sebagai siswa bodoh. Imbasnya sebagai siswa selal...

Ketakutan Siswa Dalam Dunia Pendidikan

Banyak ketakutan yang dialami oleh siswa di sekolah, seperti : 1. Takut Mendapat Nilai Jelek Dalam pembelajaran target yang di harus dicapai ialah nilai yang melampaui batas KKM (Kriteria Ketuntasan Maksimal). Banyak siswa yang taku mendapatkan nilai jelek karena takut dimarahi oleh orang tua. Orang tua tidak mau tau bagai mana anak bisa mengikuti pembelajaran, yang ia mau anaknya harus mendapatkan nilai tinggi. Terkadang orang tua menyiksa anaknya yang mendapat nilai jelek sehingga anak tersebut tertekan, dan selalu takut jika mendapat nilai jelek, sehingga banyak siswa yang akhirnya mencontek demi mendapatkan nilai yang bagus. Seharunya orang tua memantau perkembangan pembelajaran anak, dan orang tua juga harus mengajari anak bukan hanya memarahinya saja. 2. Takut Dengan Guru K iller Dalam suatu sekolah, ada saja guru yang di cap killer. Hal tersebut menjadi ketakutan tersendiri bagi siswa. Ketika berhadapan langsung dengan guru tersebut siswa jadi tertekan. Dan saat pel...

Derita Mahasiswa

“Kuliah itu menyenangkan”, kata-kata itu hanya diucapkan oleh anak SMA. Itu karena mereka melihat mahasiswa yang kuliahnya tidak setiap hari, bebas mengatur jadwal sendiri berpakaian bebas. Tidak seperti anak sekolah yang harus bersekolah dari hari senin-sabtu, harus berangkat pagi pulang sore, setiap bersekolah harus memakai seragam sesuai aturan sekolah. Sehingga banyak dari mereka yang ingin cepat lulus dan lanjut berkuliah. Namun apa yang mereka pikirkan nyatanya tidak sesuai dengan ekspetasi yang dialami oleh mahasiswa. Banyak rintangan yang dialami oleh mahasiswa untuk mendapatkan sebuah ilmu. Dalam menjalani kuliah terkadang banyak hal yang tidak sesuai harapan. Berikut beberapa contoh derita yang dialami mahasiswa. 1 .       Jadwal kuliah yang tidak menentu      Sudah datang pagi-pagi, eh dosennya baru bisa masuk siang hari. Sudah menunggu berjam-jam, dosennya malah tidak jadi datang. Sudah begadang bikin tugas presentasi yang d...