SMA/SMK ?

Secara umum, pendidikan di Indonesia dibagi menjadi tiga jenjang, yaitu pendidikan dasar, Pendidikan menengah, Pendidikan tinggi, pendidikan dasar dan menengah biasanya di tempuh kurang lebih selama enam tahun, sementara untuk pendidikan tinggi, jenis dan waktu menempuhnya bermacam-macam. Pendidikan menengah dibagi menjadi dua fase, menengah awal (SMP sederajat) dan menengah akhir (SMA/SMK). Masa Pendidikan menengah akhir adalah salah satu momen yang paling menentukan bagi kehidupan seseorang khususnya di indonesia. Mulai dari awal masuk hingga lulus, semuanya menghadirkan opsi-opsi yang mentukan masa depan. Di awal saja siswa yang baru lulus SMP sudah dihadapkan degan dua opsi, SMA atau SMK yang keduanya jelas berbeda.

Berikut beberapa Perbedaan SMA dan SMK :

1. SMA

• SMA adalah singkatan dari Sekolah Menengah Atas.
• SMA yang hanya mengedepankan belajar. Apalagi bagi sekolah yang memakai kurikulum 2013 maka setiap siswa pasti akan disibukan dengan pemberian tugas atau PR banyak dari gurunya
• di SMA semuanya adalah tentang “Akademik”, contohnya jurusan IPA, IPS, dll.
• SMA lebih banyak teorinya.
• SMA lebih ditujukan kepada siswa-siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Tapi faktanya memang begitu
• Sistem pembelajaran SMA tidak sekeras SMK. Yap setuju karena di SMK rata-rata siswanya PKL (praktek kerja lapangan) di sesuai jurusannya
• Siswanya ada yang laki-laki ada yang perempuan. Jadi yang dimaksud yaitu dimana di setiap kelas jumlah laki-laki dan perempuan akan seimbang misal 19 laki-laki dan 19 perempuan. Tapi ada juga yang siswa laki-laki dan perempuan dipisah yaitu di sekolah Islam

2.SMK

• SMK adalah singkatan dari Sekolah Menengah Kejuruan.
• SMK lebih mengedepankan softskill.
• Pilihan jurusan di SMK semuanya adalah tentang “teknik”, contohnya teknik komputer dan jaringan, teknik otomotif, dll. Ada juga jurusan-jurusan lainnya seperti perhotelan, multimedia, kebidanan dll.
• SMK lebih banyak praktiknya. Karena di SMK PKL nya lebih keras dan lebih banyak dari pada SMA
• SMK lebih ditujukan kepada siswa-siswa yang ingin langsung bekerja. Mungkin itu juga merupakan tujuan kamu masuk SMK?
• Sistem pembelajaran SMK lebih keras. Soalnya anak SMK punya keinginan yang lebih besar untuk cepat langsung bekerja. Mantap sekali bukan?
• Siswanya merata. Jika, jurusan itu memang untuk laki-laki. Maka, siswanya akan laki-laki semua. Tapi ada juga sih di suatu jurusan ada beberapa perempuan jika jurusan itu didominasi oleh laki-laki. Begitu pun sebaliknya.

Walaupun kebanyakan dikalangan masyarakat menganggap bahwa anak SMK bandel, tapi tetap saja mereka lebih siap untuk terjun ke dunia kerja jika dibandingkan dengan anak SMA. SMA masih harus menempuh perguruan tinggi untuk bisa dinyatakan siap dalam dunia kerja. Bukan berarti anak SMK tidak ada yang menempuh perguruan tinggi, nyatanya ada banyak lulusan SMK yang masuk ke perguruan tinggi, dan banyak juga lulusan SMA yang langsung bekerja.

Sebenarnya itu kembali pada diri kita masing-masing. Kenali dirimu! Temukan bakatmu! Dengan begitu kamu akan bisa menentukan langkahmu selanjutnya. Berhati-hati dalam mengmbil langkah. Langkah yang kamu ambil akan jadi penentu arah masa depanmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Positif dan Negatif OSIS

Ke Sekolah Pakai Make Up. Setuju ?

Pahlawan Yang Sesungguhnya