[RESUME] Filsafat Pengetahuan

I
Filsafat Pengetahuan
Pada bab pertama terdapat tiga bagian subjudul yaitu mengenai Pendidikan dan Logika Berpikir, Mengapa Filsafat pengetahuan dan Mengapa Ditulis dalam Bentuk Novelat. Dari masing-masing subjudul, saya akan tuliskan secara jelas dan singkat mengenai inti dari buku Filsafat Pengetahuan.

1
Pendidikan dan Logika Berpikir
Saat ini pendidikan di Indonesia dianggap gagal memainkan perannya dalam proses mencerdaskan peserta didik. Namun dalam kegagalan pencerdasan peserta didik, kita masih dapat melihat banyaknya keberhasilan dalam momen ilmiah seperti olimpiade matematika, fisika dan komputer kelas internasional. Kegagalan yang dimaksud terletak pada rendahnya berpikir kreativ peserta didik. Ini ditandai dengan sedikitnya ruang kebebasan untuk berbicara dan berpendapat. Kita tahu kreativitas merupakan potensi dasar manusia, jika dikembangkan hasilnya akan bermanfaat. Tingginya tingkat pengangguran disebabkan karena masyarakat yang bergantung pada dunia kerja. Mereka tidak berusaha menimbulkan ide-ide  kreativitas baru. Misalnya, seorang Sarjana Pertanian atau Sarjana Pendidikan malah bekerja dibagian perbankan, mereka tidak menduduki profesinya masing-masing. Ini adalah bukti bahwa sesungguhnya pendidikan Indonesia hanya mampu mencerdasakan tanpa mengembangkan kreativitas berpikir. Hal tersebut dapat diselesaikan dengan melakukan pembenahan pembelajaran. Juga gaya belajar yang mengaransemen semangat peserta didik dalam menyelesaikan masalah dengan berpikir lebih kritis dan terurai sesuai dengan tingkat pendidikannya.

2
Mengapa Filsafat Pengetahuan?
Sebagian orang mengatakan bahwa filsafat pengetahuan merupakan mata kuliah yang asing bagi suatu jenjang pendidikan tinggi di S1 bahkan masih sering dianggap baru dan kurang bermakna. Banyak orang menganggap bahwa mata kuliah ini lebih cocok diajarkan di jenjang S2 atau S3. Namun menurut Prof. DR. Cecep Sumarna, filsafat pengetahuan seharusnya sudah diajarkan sejak SLTA. Jika filsafat pengetahuan diajarkan sesuai dengan proporsinya, maka akan memberikan arti penting penemuan orientasi, tujuan dan jalan kehidupan seseorang. Filsafat Pengetahuan mengkaji perkembangan ilmu, karakter keilmuan. Seiring dengan perkembangan kini filsafat dan ilmu berpisah. Filsafat yang sebelumnya menjadi induk ilmu, kini telah berhenti dan digantikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Karena pada saat ini ilmu pengetahuan merupakan salah satu produknya teknologi sehingga dapat mengalahkan perkembangan filsafat. Ilmu memiliki tugas melukiskan semesta sedangkan filsafat bertugas menafsirkan kesemestaan. Namun antara filsafat dengan ilmu, keduanya sama-sama mencari kebenaran.

3
Mengapa Ditulis dalam Bentuk Novelat
Alasan penulis menulis buku dalam bentuk novelat karena banyak mahasiswa yang gemar berpikir tetapi tidak gemar membaca dan menulis. Apalagi jika yang harus dibaca adalah buku kajian filsafat yang memaksa pembaca untuk berpikir kritis. Maka dari itu penulis membuatnya dalam bentuk novelat agar memudahkan pembaca dalam memahami isi dari kajian filsafat. Kajian dalam buku filsafat ini menggunakan tulisan-tulisan yang ringan dan mudah dicerna, karena dituangkan ke dalam bentuk bahasa rakyat. Jadi bagi pembaca yang belum bisa memahami apa itu filsafat mereka dengan mudah mempelajarinya melalui buku filsafat dalam bentuk novelat.

II
Gerak Dinamik Dari Mitos Ke Logos
Pada bab yang kedua hingga bab ketujuh berisi tentang cerita sebuah keluarga Kaisar yang mempunyai enam orang anak, tetapi hanya satu yang memiliki kebiasaan yang sama seperti Kaisar anak ini bernama Bert. Keluarga ini tinggal disuatu pedalaman yang kehidupannya penuh dengan lika-liku. Dituliskan dalam bentuk novelat. Saya akan meringkasnya dengan jelas dan singkat.

1
Evolusi Ilmiah
Pada bagian pertama ini dijelaskan bahwa filsafat itu melahirkan. Lalu ilmu melahirkan teknologi dan teknologi saat ini banyak mengahasilkan anak. Misalnya adalah informasi. Teknologi yang ada pada saat ini merupakan anak turunan dari setiap perkembangan zaman. Secara ilmiah, tidak ada sesuatu yang terjadi dengan sendirinya pasti ada faktor pendukung atau dampak lain yang membuat itu terjadi. Mungkin itu sangat kecil tapi kemudian tumbuh secara evolutif dari masa ke masa sehingga menjadi berkembang pesat. Seperti teknologi yang ada pada saat ini. dimana kita tidak perlu lagi mencari atau membeli koran untuk mendapatkan suatu informasi. Karena sekarang dengan mudah kita mendapatkannya melalui teknologi yang canggih.

2
Evolusi Mistik
Masyarakat ditempat tinggal kaisar banyak sekali yang percaya kepada mistik atau mitos. Mitos diturunkan secara turun temurun sejak masa lampau dan sulit dihindari dari banyak orang sampai hari ini. kebanyakan masyarakat percaya bahwa mitos itu sakral atau suci. Tetapi, mitos atau mistik tidak dapat disebut sebagai pengetahuan karena tidak empiris dan sulit dirasionalkan. Mistik tidak dapat dikaitkan secara langsung dengan agama dan ilmu pengetahuan. Karena mistik tidak memenuhi persyaratan ilmiah, dan selalu mengandung arti kerahasiaan. Jadi mistik adalah keyakinan yang didorong  atas adanya kekuatan luar biasa di luar diri manusia yang sulit diukur, sulit diempiriskan, dan sulit dirasionalkan yang sudah ada sejak zaman dulu.

3
Menelusuri Evolusi Mistik Yunani Kuno
Yunani merupakan suatu negara yang menjadi rujukan soal mistik dan dianggap penug mistik. Karena perkembang mistik atau mitos di Yunani sangat jauh lebih kencang melebihi perkembangan mitos di belahan negeri yang ada di dunia. Yunani menjadi sebuah negara khusus yang sanggup membuat legenda asal muasal bumi tercipta dan bagaimana manusia bertumbuh berkembang. Nega lain tidak sanggup membuat legenda seperti yang dibuat oleh negara Yunani. Inilah yang menjadi kelebihan mistik Yunani Kuno. Mitologi Yunani yang terkenal sampai saat ini terkait dengan peran para Dewa Titan, Dewa Olympus, dongeng Hesiodus, Zeus, Dewi Hestia, Dewi Hera, Hepaestus dan masih banyak lainnya. Situasi inilah yang terjadi di zaman Yunani Kuno yang membuat Yunani Kuno sebagai pusat peradaban dunia di zamannya. Pada akhirnya mistik menjadi peletak dasar bagi penumbuhan budaya ilmiah. Karena mistik dapat merangsang manusia untuk menelusuri jauh tentang keyakinan yang dianutnya dan mendorong manusia untuk selalu berpikir

III
Evolusi Ilmu
Pada bab yang ketiga, masih bercerita tentang keluarga Kaisar. Namun pada bab ini Ema sebagai istri Kaisar ikut terlibat dalam perbincangan tentang filsafat antara Bert dengan Kaisar. Pada bab ini terdapat tiga subjudul yang akan saya jelaskan kembali dengan rinci dan sigkat.


1
Evolusi Ilmiah
Ilmu (sains) adalah produk sadar atas hasil penyelidikan manusia dalam menemukan berbagai aspek dari realitas alam semesta dan relasi yang terdapat di alam. Ilmu terbentuk dan dibentuk karena teori yang dapat diuji secara ilmiah dengan seperangkat metode. Jika metode yang digunakan berbeda, cara pandangnya berbeda dan langkah yang ditempunya juga berbeda. Maka hasilnya pasti berbeda. Dalam kasus tertentu, ilmu terbentuk karena manusia mulai mencoba berpikir lebih, tentang apapun yang diketahui. Sebenarnya sebelum evolusi ilmiah terjadi, sudah ada pemikir ulung yang awalnya khusus mengkaji tentang asal-usul alam semesta.
Ketika Thales menyatakan bhwa air menjadi asas kehidupan, dalam banyak catatan ternyata dihasilkan setelah ia melakukan uji coba atas apapun yang ada disekitar dirinya. observasi Thales, semuanya ternyata mengandung air. Ketika ia menggali tanah, memotong pohon atau bahkan menggores tangan makhluk hidup, ternyata ditemukan adanya air. Makhluk hidup dianggap Thales akan mati, ketika air tidak ada atau ketidak tidak berfungsi dnegn benar. Dilihat dari percobaaan Thales tidak ditemukannya kebenaran. Tetapi keberanian Thales untuk mengobservasi dan menguji coba ini, telah menjadi peletak dasar adanya ilmu yang lebih memastikan akan sesuatu. Dari uji penjelasan diatas ilmu dapat diperoleh melalui dua karakter, yakni : karakter observasional yang dialektik dan karater uji coba yang tidak lagi spekulatif dalam memahami apa yang disebut dengan kebenaran.

2
Ilmu dan Moral Praktis
Scorates, Plato, Dan Aristoteles disebut sebagai deklarator penting pada zamannya dalam membalikkan mitos menjadi ilmu ke dalam bentuknya yang lebih praktis dan menyebabkan Yunani berdiri kokoh menjadi pusat perkembangan ilmu dan peradaban dunia. Dimana ketiga filsuf ini telah mengubah masyarakat yang  mitologis menuju kearah logos.

3
Peran Sastra dalam Mentransformasi Ilmu
Dalam kisah ini, Bert menyimpulkan bahwa sastra merupakan sesuatu yang paling netral dalam konteks politik daln selalu mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan sastra dan ilmu pengetahuan itu sendiri. Negeri Yunani memiliki tradisi kesusastraan yang tinggi. Sehingga pemikiran mereka yang sudah mulai ilmiah kini terisosialisasi dan bahkan terinternasionalisasi oleh para ahli susastra.

IV
Masa Kegelapan Baru

1
Ilmu di Era Kristen Awal
Kesimpulan pada subbab ini menurut Bert pada abad ke-7 masehi, kristenlah yang pertama kali masuk dalam kubangan dunia, termasuk dalam kubangan ilmu pengetahuan. di era awal saat itu kristen sangat elitis dan ideologis, sehingga tidak ada ruang krits yang bersifat dialogis. Kristen lebih tertutup dibandingkan islam dan jauh dari karakter kritis. Kecenderungan mereka yang selalu menghubungkan ilmu pengetahuan dengan agama dalam bentuk sejarah perkembangan ilmu yang membuat terjadinya pertentangan antara kajian keilmuan dan keagamaan dan berakibat ilmu menjadi macet/mengalami kemunduran dan saintis diposisikan dan dianggap sebagai penentang ajaran agama. Pada akhirnya ilmu pengetahuan menjadi terikat doktrin agama yang bersifat tertutup jauh dari karakter dialogis.
2
Sepercik Kesadaran
Dikalangan kristen, upaya penyelamatan dinamika filosofi Yunani itu tetap ada, meskipun dalam jumlah sedikit. Jika pemikiran kalangan kristiani dielaborasikan ke dalam tataran pemikiran filosifis, maka corak berpikir Kristen awal akan berperan kokoh khususnya dalam mempersepsi alam.

V
Cahaya Baru di Mediterania

1
Mediterania
Lana yang merupakan salah satu figur intelektual muda dan salah satu lawan diskusi Bert  berkata : “Mediterania merupakan suatu wilayah di kawasan laut tengah yang beriklim subtropis karena posisinya berada di pegunungan Muda Sirkum Pasifik. Dan merupakan daerah yang strategis , limpah dengan Sumber Daya Alam dan menjadi pusaran bisnis dunia.”

2
Karakter Dasar Mediterania
Mediterania merupakan bangsa unik yng dihuni mayoritas masyarakat muslim dengan sejumlah agama yang kompleks. Lahirnya pemikiran ilmiah masyarakat muslim di mediterania membuat pemikiran untuk membaca dan menulis. Karena sesungguhnya karakter dasar masyarakat muslim adalah ilmiah.
3
Watak Ilmiah Mediterania
Banyak ayat Al-Quran dan keterangan Sunnah Nabi Muhammad yang menyuruh umatnya untuk mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Melalui pikiran yang Teologis, masyarakat muslim terbantu dalam menghasilkan kajian ilmiah.
4
Pemikir Brilian Muslim Mediterania
Umat islam di Indonesia selalu memuja keberhasilan dunia islam di Mediterania tetapi selalu menghujat kaum Muktazilah yang menjadi salah satu peletak keberhasilan dunia islam. Ini dikarenakan pemikin kaum muslim di Mediterani yang brilian.
5
Produk Metodologi Muslim Mediterania
Tiga metodologi yang mereka laksanakan, yakni : Bayani (biasanya dilakukan dalam konteks penelaahan terhadap ayat-ayat Al-Quran dan hadis nabi). Burhani (kebenaran pada metodologi ini landasannya murni pada kerja empiris dan rasional). Irfani (model penalaran yang didasarkan atas pendekatan dan pengalaman spiritual).

VI
Barat Modern dan Tradisi Teknikisme
Masuknya filsafat Ibnu Rusyd yang Aristotalian dan melahirkanRenaissance. Filsafat masuk kemasa revolusioner dengan tahapan yang sangat modern. Ibnu Rusyd sejatinya mengubah pola fikir masyarakat barat untuk berfikir empiris, yang dapat membuat manusia beberbuat dan bertindak.
Bangsa Barat dan Eropa yang jaih dari ilmu baru belajar peradaban ke masyarakat Timur Tengah saat perang salib. Karena itu corak, sifat, dan karakter keilmuan Barat temporer cenderung sekuler. Sampai hari ini revolusi ilmu pengetahuan yang dihasilkan filsuf Barat Modern terus berkembang. Hal ini salah satunya terlihat dari keberhasilan Einstein yang mengubah persepsi dunia, ilmu dan sifat-sifat dasar manusia.


VI
Sejarah Yang Hilang

Dalam dunia ini ada fase dunia yang hilang atau dihilangkan. Padahal fase itu sangat menjadi penentu bagi kemajuan dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Positif dan Negatif OSIS

Ke Sekolah Pakai Make Up. Setuju ?

Pahlawan Yang Sesungguhnya