Pramuka Jadi Ekskul Wajib
Prajamuda
Karana atau yang biasa disebut pramuka kini telah menjadi ekstrakurikuler wajib
pada kurikulum 2013 bagi peserta didik sekolah dasar. Dijadikannya pramuka
sebagai ekstrakurikuler wajib pasti ada alasannya. Ekstrakurikuler pramuka
bermanfaat untuk membangun karaker siswa seperti yang tertera pada Dasa Dharma
Pramuka. “Dasa” yang berarti 10 dan “Dharma” yang berarti perbuatan baik
(kebajikan). Jadi pada kegiatan pramuka diajarkan bagaimana berbuat baik.
Saya
sebagai mahasiswa setuju jika pramuka dijadikan sebagai ekstrakurukuler wajib.
Kenapa? Karena pendidikan kepramukaan mempunyai peran besar dalam pembentukan
kepribadian generasi muda sehingga memiliki pengendalian diri dan kecakapan
hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan
lokal, nasional, dan global. Jika hanya mengandalkan pembelajaran disekolah dan
dikeluarga, pembentukan karakter anak tidak akan terjadi. Mungkin saja terjadi
tetapi tidak benar-benar terbangun.
Ekstrakurikuler
pramuka sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter siswa. Tetapi masih saja
ada siswa yang merasa pramuka tidak penting. Ada yang berkata “ah cuma
duduk-duduk doang”, “Cuma nyanyi sama bikin yel-yel”, Cuma disuruh ngisi SKU (Syarat KecakapanUmum)”.
Mereka tidak mengerti padahal didalamnya itu terkandung banyak hal yang
bermanfaat untuk dirinya. SKU diisi tidak hanya sekedar diisi, tetapi anak
harus dapat melakukan poin-poin yang terdapat pada SKU.
Di
sekolah, masih saja kekurangan tenaga pendidik pramuka. Guru kelas yang tidak
berbakat menjadi pembina pramuka, terkadang menjadi pembina pramuka. Yaa supaya
di sekolah itu ada ekstrakurikuler pramuka. Sangat disayangkan jika pembina
pramuka tidak sesuai dengan ketentuan. Seharusnya pemerintah menyediakan tenaga
pendidik pramuka, agar kegiatan pramuka bermanfaat bagi seluruh siswa sekolah dasar, dan tercapai tujuan dari kegiatan pramuka.
Komentar
Posting Komentar