Beasiswa Salah Sasaran

Setiap kampus Negeri maupun Swasta, Pasti memberikan kesempatan kepada Mahasiswanya yang memiliki potensi dan IPK yang baik untuk bersaing memperoleh beasiswa yang ditawarkan baik dari Kampus maupun Non Kampus.
Beasiswa, jelas menjadi rebutan setiap pelajar/mahasiswa di kampus. Dengan biaya kuliah yang ditanggung oleh kampus bahkan si Penerima beasiswapun memperoleh uang yang cukup membantu mereka sebagai uang saku. Berbagai syarat yang diberikan tentunya harus bisa dipenuhi calon penerima beasiswa, baik itu Transkrip Nilai, Slip Gaji Orang Tua, Tagihan Listrik dan sebagainya bahkan harus bersedia mengikuti tes yang ditentukan. Khusus untuk beasiswa dalam internal kampus, ada 2 jenis beasiswa yaitu untuk Mahasiswa yang tidak mampu dan Mahasiswa yang mampu.
Dengan kuota penerima yang dibatasi, Persaingan antarmahasiswa dari setiap jurusanpun menjadi ketat. Iming-iming uang saku dari beasiswa tersebut membuat beberapa mahasiswa melakukan berbagai cara untuk lolos sebagai sang penerima beasiswa. Yang sering terjadi adalah ada mahasiswa yang mampu membuat surat keterangan tidak mampu agar mudah memperoleh beasiswa tersebut. karena yang tidak mampu pasti lebih sedikit jumlah saingannya dibanding orang yang mampu.
Pada akhirnya, Salah sasaran pun jadi. Orang yang mempunyai potensi dan IPK yang baik dan Mampu mendapatkan Beasiswa Tidak Mampu. Sedangkan orang yang butuh bantuan dana kuliahpun tidak lolos. Apakah yang bisa disalahkan? Jelas tidak berhak untuk menjudge penerima beasiswanya. Menurut saya sebaiknya pihak kampus benar benar mengecek administrasi dan melakukan survey tempat tinggal agar melihat langsung kondisi ekonomi calon penerima beasiswa. Dengan hal tersebut bisa meminimalisir terjadinya Salah Sasaran Beasiswa.
 Alangkah Baiknya jika penrima beasiswa sesuai dengan kondisi ekonominya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Positif dan Negatif OSIS

Ke Sekolah Pakai Make Up. Setuju ?

Pahlawan Yang Sesungguhnya