UKT Maksimal, Fasilitas Minimal
Kampus
saya Untirta dijuluki sebagai Universitas tujuh juta. Karena rata-rata UKT
(Uang Kuliah Tunggal) mahasiswa sebesar tujuh juta rupiah, namun UKT sebesar
itu tidak menjamin kelayakan sarana dan prasarana di kampus. Nyatanya banyak
sarana dan prasarana yang tidak layak lagi digunakan namun masih dipaksakan.
Contohnya di kelas kuliah saya terdapat fasilitas yang sudah tidak layak dari
zaman saya maba namun sampai saat ini belum ada perbaikan. Misalnya, bangku
kuliah yang sudah tidak layak digunakan, jendela yang bisa ditutup padahal di
kelas tersebut AC dinyalakan, yang membuat fungsi dari AC tersebut tidak
optimal. Jika saya kuliah siang, sering kali listrik padam, entah itu dari
PLNnya langsung atau memang sengaja dimatikan, saya tidak tahu. Yang pasti hal
tersebut sering seklai terjadi. Hal tersebut sangat mengganggu proses
pembelajaran karena saat listrik padam otomatis AC mati, sehingga kondisi kelas
sangat panas, sehingga banyak mahasiswa yang tidak fokus. Pembelajaran menjadi
sangat tidak efektif, karena biasanya penyampaian materi menggunakan proyektor,
sedangkan saat listrik padam proyektor tidak dapat digunakan, sehingga dosen
hanya menyampaikannya dengan membaca
materi yang ada di laptopnya. Hal ini membuat mahasiswa sulit untu menerima
materi yang disampaikan.
UKT mahal sebenarnya tidak jadi masalah bagi
seorang mahasiswa. Yang menjadi masalah ialah fasilitanya. seharunya UKT
mendukung dengan adanya fasilitas yang baik. Entah ini kesalahan siapa dan apa
yang harus disalahkan, siapa yang bertanggung jawab, siapa yang harus bersuara,
siapa yang harus disuarakan, semuanya rancu.
UKT
mahal sudah berkali-kali di orasikan, namun yang disuarakan seolah-olah menutup
telinganya rapat-rapat, entah harus dengan cara apalagi, kami mahasiswa tidak
tahu. sampai saat ini tidak ada titik terang dari hasil orasi tersebut.
Nyatanya tidak ada perubahan yang lebih baik dari sebelumnya, yang ada semakin
memburuk.
Kami
mahasiwa tidak mau pasrah saja, karena fasilitas yang baik adalah HAK kami
mahasiswa yang telah membayar UKT mahal.
Saya
berharap tulisan ini dapat tersampaikan kepada mereka yang memiliki peranan
penting dalam membangun Untirta lebih baik.
Komentar
Posting Komentar